Puluhan Ribu Kontraktor Swasta Bangkrut karena Tidak Dibayar

Okezone
Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id - Puluhan ribu kontraktor swasta bangkrut dalam tiga terakhir menurut catatan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi).

Wakil Ketua Umum Gapensi Bambang Rahmadi mengatakan, ada sekitar 37 ribu kontraktor swasta yang bangkrut. Hal itu tersebut dilihat dari penurunan jumlah anggota Gapensi dari sekitar 80.000 pada 2015, tapi saat ini tinggal 43 ribu anggota.

"Itu berarti turun terus. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, karena enggak ada kerjaan, atau ada kerjaan lama-lama enggak dibayar akhirnya bangkrut juga. Itu fakta," ujarnya di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Kontraktor swasta kebanyakan mendapatkan proyek dengan kontrak yang tidak terlalu besar. Kalaupun terlibat dalam proyek besar biasanya mereka berperan sebagai sub-kontraktor (subkon), bukan kontraktor utama (mainkon). Sementara proyek besar, terutama infrastruktur dikuasai oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Di Bursa Efek Indonesia, tidak banyak perusahaan konstruksi swasta. Beberapa diantaranya yang cukup besar antara lain PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL), PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS), dan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) milik Astra Group.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Prabowo Tekankan Peran Vital Giant Sea Wall: Lindungi 50 Juta Penduduk, Amankan 38 Persen PDB

1 bulan lalu

Prabowo Ungkap Alasan Pangkas TKD: Banyak Pemda Tak Gunakan Anggaran dengan Baik

1 bulan lalu

Proyek Apartemen LRT City Mangkrak, Bos Adhi Karya Ungkap Biang Keroknya

2 bulan lalu

Awas Macet! Ada Rekonstruksi Jembatan Cisadane di Tol Jakarta-Tangerang Mulai Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal