PUPR Ungkap Alasan Investor Asing Masih Ogah Ikut Proyek Jalan Tol Baru di RI, Apa Itu?

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi proyek jalan tol di Indonesia (Foto: Dok. BPJT)

JAKARTA, iNews.id - Pembangunan infrastruktur terutama jalan tol tidak hanya mengandalkan APBN, namun diperlukan kontribusi para pelaku usaha baik. Namun, ternyata masih banyak investor asing yang tidak tertarik dengan proyek jalan tol baru di dalam negeri.

Menurut Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjaja hal itu karena kekhawatiran para investor dengan kepastian berusaha hingga prosedur perizinan yang cukup banyak di Indonesia. 

Endra menjelaskan pada dasarnya ada dua jenis investasi untuk proyek infrastruktur seperti jalan tol, yaitu greenfield dan brownfield. Sederhananya, greenfield artinya calon investor membangun di atas tanah yang masih kosong, alias dimulai dari sejak proses konstruksi. 

Sedangkan investasi brownfield, calon investor membeli konsesi dari infrastruktur yang sudah rampung dibangun.

"Jadi (brownfield) bukan dijual ke asing, tapi konsesinya yang diambil, tapi tolnya tetep punya pemerintah, tidak pernah di lepas, masa konsesinya saja yang pindah," kata Endra saat ditemui iNews.id di Jakarta, dikutip Kamis (8/8/2024).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
9 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

9 hari lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

9 hari lalu

Asyik! Probolinggo-Banyuwangi Kini Cuma 3 Jam lewat Tol Prosiwangi

9 hari lalu

Tol Gending-Paiton Resmi Beroperasi Hari Ini, Gratis Selama 14 Hari!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal