Putin Sebut Sanksi Barat ke Rusia Gagal, Justru Jadi Bumerang bagi AS dan Sekutu

Jeanny Aipassa
Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Ist)

Sebaliknya, Putin berpendapat bahwa sanksi tersebut menjadi bumerang bagi AS sekutunya terutama negara-negara Eropa, yang telah mengalami lonjakan inflasi dan penurunan standar hidup.

Putin mengungkapkan, Rusia mengalami kenaikan tajam dalam harga konsumen sebesar 17,5 persen pada April 2022 (yoy) dan mengarahkan pemerintah untuk mengindeks upah dan pembayaran lainnya untuk mengurangi dampak inflasi pada pendapatan.

Tak hanya itu, Putin mengatakan Rusia harus menggunakan anggarannya untuk mendukung ekonomi dan likuiditas dalam kondisi aktivitas pinjaman yang berkontraksi, meskipun penurunan suku bunga bank sentral akan membuat pinjaman menjadi lebih murah.

Dia menyebut, Rusia harus mempercepat proses penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan luar negeri di bawah kondisi baru. Bank Dunia memperkirakan ekonomi akan menyusut lebih dari 11 persen tahun ini.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
15 jam lalu

Harbolnas 2026 Bidik Transaksi Rp40 Triliun, Airlangga: Dorong Ekonomi Kuartal IV

2 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

2 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

2 hari lalu

Pengadilan AS Larang Lelang 100 Lebih Benda Peninggalan Kapal Titanic, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal