Raja Charles III Coret Cadbury dari Daftar Pemasok Cokelat Kerajaan Inggris setelah 170 Tahun

Aditya Pratama
Raja Charles III. (Foto: AP)

LONDON, iNews.id - Produsen cokelat Cadbury dicoret dari daftar surat perintah Kerajaan Inggris untuk pertama kalinya dalam 170 tahun. Perusahaan yang berbasis di Birmingham ini pertama kali mendapatkan surat perintah kerajaan sebagai produsen cokelat dan kakao oleh Ratu Victoria pada tahun 1854.

Melansir BBC, pemilik Cadbury, Mondelez International menyampaikan kekecewaannya karena telah dicabut dari daftar surat perintah kerajaan.

"Meskipun kami kecewa menjadi salah satu dari ratusan bisnis dan merek lain di Inggris yang tidak mendapatkan surat perintah baru, kami bangga telah memilikinya sebelumnya, dan kami sepenuhnya menghormati keputusan tersebut." ucap Juru Bicara Mondelez.

Raja Charles III telah memberikan surat perintah kerajaan kepada 386 perusahaan yang sebelumnya memegang surat perintah dari Ratu Elizabeth II, termasuk John Lewis, Heinz, dan Nestle.

Adapun perusahaan yang memegang Surat Perintah Penunjukan Kerajaan yang diberikan hingga lima tahun, diakui karena menyediakan barang atau jasa untuk kerajaan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Targetkan Setoran Dividen BUMN Tembus Rp200 triliun Tahun Ini

2 hari lalu

Prabowo Soroti Kinerja BUMN, Jumlah Terlalu Gemuk hingga Manipulasi Laporan Keuangan 

10 hari lalu

Danantara Siapkan Pelindo hingga Pupuk Indonesia Melantai di Bursa, Begini Tahapannya

11 hari lalu

Baru 7 Emiten Melantai di Bursa hingga Juli 2026, OJK Persilakan BEI Revisi Target IPO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal