Raksasa Akuntansi Ernst & Young PHK 3.000 Karyawan di AS

Aditya Pratama
Raksasa akuntansi, Ernst & Young melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 3.000 karyawan di Amerika Serikat (AS). (Foto: Reuters)

Langkah ini dilakukan saat sejumlah perusahaan di AS bersiap menghadapi penurunan ekonomi.

Sementara, raksasa akuntansi lainnya, KPMG juga dilaporkan telah mengumumkan PHK di AS. Sementara, Accenture dan McKinsey merupakan beberapa nama besar yang telah mengumumkan pemangkasan tenaga kerja dalam beberapa bulan terakhir.

Accenture memangkas 19.000 pekerja atau sekitar 2,5 persen staf secara global, sementara McKinsey dilaporkan memangkas sekitar 1.400 posisi atau 3 persen karyawannya.

Ernst & Young, salah satu dari empat pemain besar yang mendominasi industri akuntansi, telah mengusulkan pemisahan divisi audit dan konsultasi sebagai cara untuk mengatasi pengawasan dari regulator tentang konflik kepentingan antara unit audit dan konsultan.

Namun, rencana itu dibatalkan setelah perusahaan di AS mengajukan keberatan tentang bagaimana menyusun pemisahan divisi tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Said Iqbal Bakal Datangi Kantor Tiktok Besok, Bahas Suntikan Modal Rp1,5 Miliar Dolar AS

57 tahun lalu

Bantah PHK Massal, Tokopedia Sebut Buka Rekrutmen 100 Posisi

57 tahun lalu

Said Iqbal Bantah Isu 55.000 Buruh Terancam PHK: Harga Gas Industri Sudah Turun

57 tahun lalu

TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Ingatkan Hak Pekerja Dipenuhi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal