Raksasa Kosmetik Revlon Ajukan Kebangkrutan, Ini Penyebabnya

Dinar Fitra Maghiszha
Raksasa kosmetik Revlon ajukan kebangkrutan, ini penyebabnya. Foto: Reuters

Revlon dibentuk pada 1932 oleh Charles dan Joseph Revson dan Charles Lachman, yang mulai menjual cat kuku setelah itu. Pada pertengahan 1950-an, Revlon telah menjadi merek internasional.

Revlon kemudian dibeli oleh pengusaha miliarder Ronald Perelman's MacAndrews & Forbes pada 1985. Revlon sekarang menjual produknya di lebih dari 150 negara.

Awal tahun ini, Revlon menyatakan, perusahaan menghadapi kendala likuiditas yang disebabkan oleh tantangan global yang berkelanjutan, termasuk gangguan rantai pasokan dan kenaikan inflasi. Perusahaan juga memiliki utang jangka panjang pada akhir Maret sebesar 3,3 miliar dolar AS, dan laporan kebangkrutan yang akan datang minggu lalu menyebabkan penurunan harga sahamnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak

Nasional
8 hari lalu

Bos Komestik Ilegal Jadi Tersangka saat Hamil, Tak Ditahan Polri

Nasional
11 hari lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Nasional
11 hari lalu

Inflasi RI di Februari 2026 Tembus 0,68%, Dipicu Harga Daging Ayam hingga Emas Perhiasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal