Raksasa Manufaktur 3M PHK 6.000 Karyawan demi Pangkas Pengeluaran

Dovana Hasiana
Raksasa manufaktur, 3M berencana melakukan PHK terhadap 6.000 karyawan. 3M berharap dapat menghemat biaya hingga Rp13,4 triliun. (Foto: Reuters)

Dengan begitu, perusahaan akan mengalihkan fokusnya ke bisnis dengan pertumbuhan tinggi, termasuk elektrifikasi otomotif dan perbaikan rumah. Perusahaan juga memprioritaskan sektor potensial, seperti teknologi iklim dan produk elektronik generasi mendatang.

Selain itu, keputusan PHK karyawan sebagai respons terhadap ekonomi yang tidak pasti seiring dengan kenaikan suku bunga dan inflasi yang sangat tinggi. Kondisi tersebut memaksa perusahaan AS menjadi lebih ramping dalam beberapa bulan terakhir.

Perusahaan yang berbasis di St. Paul, Minnesota ini melaporkan laba sebesar 1,97 dolar AS per saham pada kuartal I 2023. Torehan ini berada di atas ekspektasi analis sebesar 1,58 dolar AS per saham, menurut Refinitiv. 

Pendapatan 3M pada kuartal I 2023 tercatat sebesar 8,03 miliar dolar AS, melampaui perkiraan analis sebesar 7,49 miliar dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

BMW China PHK 1.800 Karyawan, Terbanyak dari Divisi Produksi

4 hari lalu

Ekspor RI Tembus 221,23 Miliar Dolar AS hingga September 2026, Naik 5,58 Persen

7 hari lalu

Jasa Marga Raup Laba Bersih Rp2,7 Triliun hingga Kuartal III 2026, Pendapatan Naik 7,9 Persen

11 hari lalu

BNI Catat Laba Operasional Sebelum Pencadangan Rp27,5 Triliun, Tertinggi dalam Sejarah 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal