Rencana IPO Subholding Pertamina, Ini Bocoran Erick Thohir

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Istimewa)

Dia juga terus mendorong kontribusi BUMN dengan melakukan transformasi secara menyeluruh. Mantan Presiden Inter Milan itu ingin BUMN lebih efisien dan profesional. 

Hal ini yang menjadi alasan di balik langkah Erick  merampingkan jumlah BUMN, dari 108 BUMN menjadi 41 BUMN, serta mengerucutkan klasterisasi menjadi hanya 12 klaster dari sebelumnya yang sebanyak 27 klaster.

Menteri BUMN juga menginginkan transformasi ini dapat membuat lebih banyak lagi BUMN yang berbicara di kancah internasional. Saat ini, hanya ada Pertamina sebagai satu-satunya BUMN yang masuk dalam jajaran 500 perusahaan terbesar dunia versi Fortune.

"Saya ingin mendorong semakin banyak BUMN menjadi top 100 atau 500 perusahaan dunia," ungkap Erick Thohir.

Kementerian BUMN, lanjut Erick, juga terus mendorong 14 BUMN untuk IPO yang telah dimulai oleh anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero), PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dengan nilai keseluruhan nilai IPO mencapai 1,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 18,79 triliun pada November lalu.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Raih Sertifikasi Terminal Hijau

1 hari lalu

Harga BBM Pertamina 7 Agustus 2026 dari Jenis Pertalite hingga Pertamax

2 hari lalu

Danantara Siapkan Pelindo hingga Pupuk Indonesia Melantai di Bursa, Begini Tahapannya

2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 6 Agustus 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal