RI Ajak Negara Pulau dan Kepulauan Kerja Sama Hadapi Perubahan Iklim

Heri Purnomo
Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves Jodi Mahardi (kiri) dalam diskusi panel yang digelar di Paviliun Indonesia pada konferensi perubahan iklim COP28 UNFCCC di Dubai. (Foto: Istimewa)

Diluncurkan pada tahun 2018, Indonesia merupakan salah satu pendiri AIS Forum. Pada awal Oktober lalu, Konferensi Tingkat Tinggi AIS, baru saja diselenggarakan di Bali.

Sementara, Menteri Pertanian, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Republik Seychelles, Flavien Joubert menuturkan, kondisi saat ini di Seychelles dimana banyak pesisirnya mengalami banjir rob. Menghadapi ancaman tersebut, Seychelles mengedepankan konsep blue ekonomi untuk pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan. Salah satunya adalah perlindungan padang lamun dan mangrove.

“Kami menargetkan perlindungan lamun pada tahun 2030 bisa mencapai 100 persen,” ucap Joubert.

Duta Besar Fiji untuk Indonesia, Amenatave V Yauvoli juga mengungkapkan bahwa persoalan yang sama menghadapi perubahan iklim yaitu kenaikan muka air laut. 

“Diproyeksikan kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim mencapai 1,5 meter. Kami sudah mengalaminya. Naiknya muka air laut adalah ancaman bagi kami,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Kenapa RI Selama 81 Tahun Tak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

57 tahun lalu

BNPP Terjun Langsung ke Perbatasan RI-Timor Leste, Telusuri Jalur Ilegal di Belu 

57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

57 tahun lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal