RI Masih Impor Beras, Bapanas Pastikan Tak Berdampak Negatif ke Petani

Tangguh Yudha
Bapanas memastikan impor beras yang dilakukan pemerintah tidak memberi dampak negatif kepada petani tanaman pangan dalam negeri. (Foto: Kristadi)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah diketahui masih rutin mengimpor beras. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyebut bahwa hal ini ini terpaksa dilakukan demi memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Arief menuturkan, perubahan iklim telah membuat produktivitas pertanian dunia, termasuk Indonesia menurun. Hal ini membuat pasokan beras negara mengalami keterbatasan, sehingga harus dilakukan impor.

"Setelah kami hitung ketersediaan dikaitkan dengan produksi yang ada, namun karena climate change dan lainnya, hanya ada lebih sekitar 500.000 ton. Dari itu terpaksa diperlukan tambahan pengadaan,” jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI dikutip, Juma (13/9/2024).

Arief menambahkan, kebijakan pengadaan beras dari luar negeri yang selama ini telah diimplementasikan tidak memberi dampak negatif kepada petani tanaman pangan dalam negeri. Hal ini dapat dipantau dari pergerakan Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP).

Selama ini, pemerintah secara konsisten mampu menjaga NTPP selalu melebihi dari 100 poin sejak Oktober 2022. Di samping itu, indeks harga yang diterima petani padi terhadap indeks harga yang dibayar petani pun terus diupayakan mengalami surplus.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Prabowo Ungkap Alasan Kebut Proyek Hilirisasi: Sudah Terlalu Lama Petani, Nelayan, Buruh Tidak Sejahtera 

Nasional
9 hari lalu

Stok Beras Cetak Rekor Tertinggi 5 Juta Ton, Mentan: InsyaAllah 2026 Tidak Impor

Nasional
10 hari lalu

Bapanas Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Minyak Goreng di Tengah Stok CPO Melimpah

Nasional
12 hari lalu

Bapanas Dorong Optimalisasi DMO Imbas Kenaikan Harga Minyak Goreng di 207 Kabupaten Kota

Nasional
13 hari lalu

Cadangan Beras RI Tembus 4,9 Juta Ton, Kepala Bapanas: Tertinggi Sepanjang Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal