Rupiah Ambruk, PLN Akui Keuangan Terganggu

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk mengurangi beban tersebut dengan melakukan beberapa efisiensi. Salah satunya dengan melakukan subtitusi energi primer yang bisa diganti dengan yang harganya paling murah yang mudah di dapat.

"Sebagaimana pernah kita sampaikan, kita melakukan berbagai upaya. Dari sana kita dapat menjaga keseimbangan efisiensi yang kita lakukan," tuturnya.

Tak hanya itu, PLN juga berupaya memperbesar pendapatannya dengan mengajak masyarakat untuk meningkatkan penggunaan listrik. PLN juga berupaya menambah jumlah pelanggannya dan mensosialisasikan program-program penggunaan kendaraan listrik karena selain hemat pengeluaran juga aman digunakan.

"Sekarang kita sudah ada listrik, kapasitas cukup, kita harus melakukan program-program penjualan," kata dia.

Ia melanjutkan, dengan hal tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran PLN. "Upaya itu kita lakukan sehingga kita bisa. Artinya dengan peningkatan penjualan akan membantu mengatasi sedikit persoalan karena kenaikan dolar AS," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Mensesneg: Fundamental Ekonomi Kita Kuat

Nasional
1 hari lalu

Purbaya soal Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS: Masih Dalam Perhitungan

Nasional
1 hari lalu

Rupiah Anjlok Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Hari Ini, BI Ungkap Penyebabnya

Nasional
2 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000, Ketua Banggar DPR: Seharusnya Maksimal Tidak Lebihi Batas Rp17.600

Nasional
2 hari lalu

Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini, Terendah Sepanjang Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal