Rupiah Ambruk, PLN Akui Keuangan Terganggu

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk mengurangi beban tersebut dengan melakukan beberapa efisiensi. Salah satunya dengan melakukan subtitusi energi primer yang bisa diganti dengan yang harganya paling murah yang mudah di dapat.

"Sebagaimana pernah kita sampaikan, kita melakukan berbagai upaya. Dari sana kita dapat menjaga keseimbangan efisiensi yang kita lakukan," tuturnya.

Tak hanya itu, PLN juga berupaya memperbesar pendapatannya dengan mengajak masyarakat untuk meningkatkan penggunaan listrik. PLN juga berupaya menambah jumlah pelanggannya dan mensosialisasikan program-program penggunaan kendaraan listrik karena selain hemat pengeluaran juga aman digunakan.

"Sekarang kita sudah ada listrik, kapasitas cukup, kita harus melakukan program-program penjualan," kata dia.

Ia melanjutkan, dengan hal tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran PLN. "Upaya itu kita lakukan sehingga kita bisa. Artinya dengan peningkatan penjualan akan membantu mengatasi sedikit persoalan karena kenaikan dolar AS," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
22 jam lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.511 per Dolar AS

2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

7 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.679 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

8 hari lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.763 per Dolar AS 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal