Rupiah Melemah, APCASI Minta Ekspor Cangkang Sawit Didorong

Ade Miranti Karunia Sari
ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia (APCASI) mendorong ekspor lebih banyak cangkang sawit (palm kernel shell) di tengah melemahnya kurs rupiah.

Cangkang sawit berasal dari limbah pabrik CPO yang tidak digunakan, khususnya di daerah yang jauh dari pusat-pusat industri.

"Perkembangan ekspor cangkang sawit sebagai sumber bioenergi kini telah dikenal sebagai biomassa yang mulai sangat diminati dan dibutuhkan di pasar ASIA, khususnya Jepang dan Thailand," kata Ketua APCASI, Dikki Akhmar melalui keterangan tertulis, Selasa (11/9/2018).

Dia menyebut, kebutuhan di dalam negeri untuk cangkang sawit berada di kisaran 40-50 persen. Itu pun digunakan secara terbatas untuk industri CPO. Sementara untuk industri lain masih minim karena tingginya biaya logistik.

"Dengan demikian, pasar ekspor merupakan peluang sangat baik untuk komoditi cangkang sawit tersebut, khususnya dari sumber-sumber yang berada di daerah- daerah perifer," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Kuat

57 tahun lalu

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jalan, Bahlil: Kita Ingin Ada Win-Win

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.907 per Dolar AS

57 tahun lalu

ESDM Pantau Ketat Pasokan Batu Bara ke PLTU, Cegah Pemadaman Listrik Terulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal