Rupiah Melemah, APCASI Minta Ekspor Cangkang Sawit Didorong

Ade Miranti Karunia Sari
ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

Sepanjang tahun lalu, volume eskpor cangkang sawit mencapai 1,8 juta ton dengan nilai devisa 138,6 juta dolar AS. Dia menyebut, jumlah ini belum maksimal karena beberapa faktor seperti tingginya biaya logistik karena cangkang sawit banyak di area terpencil dan tingginya bea keluar dan pungutan sawit.

"Hampir 30 persen cangkang sawit di beberapa daerah tidak bisa terekspor atau digunakan dalam negeri, sehingga hanya menjadi limbah yang tidak produktif," kata dia.

Dikki pun mendorong pemerintah untuk memangkas bea keluar karena terlalu tinggi hingga 17 dolar AS per metrik ton. Dengan demikian, lebih banyak cangkang sawit yang bisa diekspor.

"Kami yakin bahwa para pengusaha yang tergabung dalam APCASI, apabila pajak ekspor diturunkan menjadi 3 dolar AS dan pungutan sawit juga hanya 3 dolar AS, sehingga total biaya ekspor 6 dolar AS, volume ekspor dapat kami tingkatkan menjadi 2,5 - 3 juta ton per tahun sehingga meningkatkan devisa negara menjadi sekitar 231 juta dolar AS," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp16.876 per Dolar AS

Nasional
7 hari lalu

Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Nasional
14 hari lalu

Uji Kelayakan Calon Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Rupiah

Nasional
14 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Makin Perkasa, Tembus Rp16.782 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal