Kerugian saat itu, menurut Bloomberg's Billionaire Index, juga telah menjatuhkan Zuckerberg, yang memiliki 13 persen saham Meta, dari posisi nomor 9 orang paling kaya di dunia. Zuckerberg sempat berada di peringkat ke-18 pada penutupan Rabu lalu, dengan kekayaan bersih 65 miliar dolar AS atau Rp936 triliun.
Namun, berkat kenaikan saham Meta, namanya terangkat menjadi orang terkaya ke-12 dunia pada Kamis (29/4/2022) menjadi sekitar 76 miliar dolar AS atau Rp1.094 triliun.
Adapun perusahaan seperti TikTok, berjuang untuk memonetisasi konten video populer dan menghadapi gangguan bisnis periklanan intinya karena perubahan pada praktik privasi Apple.
Meta juga mencatat bahwa bisnisnya dirugikan oleh perang Rusia di Ukraina, yang membuat Facebook dan Instagram diblokir di Rusia bulan lalu. Perusahaan memperkirakan tantangan itu akan berlanjut di kuartal saat ini.