Satukan 24.000 Aplikasi Pemerintah, Kemenkominfo Siapkan Super Apps

Ikhsan Permana SP
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate. (Foto: MPI/Ikhsan Permana SP)

Ke depan, lanjutnya, hanya akan tersisa 8 atau 9 aplikasi pemerintah  yang terintegrasi di dalam satu aplikasi tersebut. Artinya, sekitar 24.000 aplikasi milik pemerintah yang tidak efisien akan dinonaktifkan.

"Dengan demikian nanti mungkin dari 24.000 lebih atau 24.700 aplikasi itu, tinggal 8 atau 9 aplikasi yang terintegrasi di dalam satu aplikasi (super apps). Ini sedang kita siapkan," tutur Johnny.

Dia menjelaskan, teknisnya dengan memanfaatkan beberapa aplikasi milik pemerintah yang besar dan sudah berfungsi dengan baik, sehingga hanya tinggal diintegrasikan.

"Misalnya aplikasi keuangan di Kementerian Keuangan aplikasi di Kementerian Kesehatan atau ada beberapa sekitar 8 sampai 10 aplikasi besar, itu tinggal disatukan, sedangkan aplikasi-aplikasi lain yang kecil-kecil di pemerintah daerah yang tidak dan mungkin hanya kebutuhan di lingkungan kerjanya saja, sudah tidak dibutuhkan lagi," ungkap Johnny.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Yusril: Komnas HAM Harus Diperkuat, Pengawasan dan Penegakan HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah

Nasional
6 hari lalu

TikTok Nonaktifkan 1,7 Juta Akun Anak di Indonesia

Keuangan
11 hari lalu

Hidup Jadi Lebih Mudah, Andalkan Bebas Biaya Transaksi di MotionBank

Nasional
14 hari lalu

Bapanas Klaim Cadangan Beras Naik 221%, Tembus 4,9 Juta Ton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal