Selain SIAP, BEI Sebut 2 Emiten Batu Bara Terancam Didepak dari Bursa

Isna Rifka Sri Rahayu
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

"Pada titik tertentu kami harus tegas, buat sekian proses kami lihat tidak ada perkembangan, maka diputuskan untuk delisting," ucapnya.

Untuk kasus BORN, Nyoman mengungkapkan emiten tersebut tersangkut kasus dugaan suap yang ditangani oleh KPK. Tidak tanggung-tanggung, Samin Tan, sang pemilik sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga antirasuah tersebut.

Harga saham BORN saat ini Rp50, sehingga sulit diharapkan untuk bergerak. Setali tiga uang, ATPK juga tak kunjung berproduksi antaran harga batu bara kalori rendah yang diproduksi sangat murah. Nyoman pesimistis bisnis kedua emiten itu bakal bangkit.

"Memang ujungnya sama, dua-duanya tidak jalan juga. Satu enggak ada ide dan yang satu ada ide tapi terbatas ruang geraknya. Artinya sama saja, tidak bisa menunjukkan perbaikan yang kita harapkan," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

BEI Resmi Buka Informasi Pemegang Saham di Atas 1 Persen ke Publik

Bisnis
20 hari lalu

BEI Pastikan Dana Pensiun dan Asuransi Aman Masuk Pasar Saham

Nasional
20 hari lalu

BEI Siapkan Strategi Pembenahan Pasar Modal Indonesia 

Nasional
21 hari lalu

Prabowo Marah Besar IHSG Anjlok, BEI: Kami Berterima Kasih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal