Sempat Alami Bangkrut, Pengusaha Ini Raup Miliaran dari Jualan Kue

Ikhsan Permana SP
Lapis Talas Sangkuriang didirikan oleh Rizka Romadhona bersama suami, Anggara Jati pada tahun 2011. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

Bermula dari pemasaran kecil ke orang sekitar hingga ke pameran-pameran dari pemerintahan, kini Lapis Bogor Sangkuriang sudah menjadi sangat besar. Rizka dan suaminya bahkan berhasil mendirikan pabriknya sendiri.

Saat ini karyawan Lapis Bogor sudah mencapai 1.000 orang. Per harinya, mereka bisa memproduksi sekitar 3.000 loyang lapis talas Bogor.

Sejak Lapis Bogor Sangkuriang berdiri, lapis Bogor sudah menjadi ikon bagi kota tersebut. Setiap pelancong yang datang ke Bogor seringkali menjadikan kue berbahan talas ini sebagai oleh-oleh.

Pada 2020, omzetnya mencapai Rp46 miliar. Hal ini belum ditambah dengan produk diferensiasi lainnya seperti Lapis Kukus Surabaya di Surabaya yang berdiri pada 2015, serta Bakpia Tugu Kukus di Yogyakarta dan Bolu Susu Lembang di Bandung yang berdiri pada 2017.

Pencapaian mereka sekarang tidak lepas dari perjuangan yang gigih dan tidak putus asa, selain itu kepandaian melihat peluang juga menjadi salah satu kunci sehingga mereka mampu melewati segala ujian yang dihadapi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Pasutri Terlindas Truk Tangki di Simpang Jambu Dua Bogor, 1 Orang Tewas

57 tahun lalu

Pengusaha Dukung Penguatan Tata Kelola Ekspor SDA, Minta Kepastian Hukum dan Implementasi Bertahap

57 tahun lalu

Pemerintah Pastikan Evaluasi Operasional DSI 3 Bulan Pertama sejak Beroperasi

57 tahun lalu

Prabowo Minta Anak Muda Tak Hanya Kejar Jadi ASN, Tapi Berani Berbisnis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal