Selain itu juga, BI terus berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan bisa meningkatkan efisiensi net interest margin (NIM) yang tadinya 5-6 persen sekarang menjadi di bawah 5 persen.
"Langkah koordinasi memungkinkanan meksipun BI rate naik suka bunga kredit tidak naik malah turun," kata dia.
Dia melanjutkan, dampak pemangkasan suku bunga acuan ini juga akan berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi tahun depan. Pasalnya, kebijakan ini membutuhkan waktu untuk berdampak pada sektor riil.
"Akan berdampak tahun ini tapi magnitude akan lebih besar tahun depan," ucapnya.
Kendati demikian, jika kebijakan ini tidak segera diambil maka dapat membuat pertumbuhan ekonomi menjadi di bawah titik tengah target pertumbuhan ekonomi 2019.