Siapakah Pemilik Dunia Fantasi yang Sebenarnya?

Viola Triamanda
Salah satu wahana bermain di Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta. (Foto: dok iNews)

Pada 22 Juni 2004, PJAA memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham PJAA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 80.000.000 dengan nilai nominal Rp500 per saham dengan harga penawaran Rp1.025 per saham. 

Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 2 Juli 2004. Saat ini sekitar 9,99 persen saham PT Pembangunan Jaya Ancol sendiri telah dilepas kepada masyarakat. Dengan demikian komposisi saham PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk setelah go publik adalah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan porsi 72 persen saham, PT Pembangunan Jaya 18,01 persen, dan publik 9,99 persen.

Oleh sebab itu bisa disimpulkan bahwa Pemprov DKI Jakarta menjadi pemilik mayoritas Dufan. Sedangkan selebihnya dimiliki oleh PT Pembangunan Jaya sebagai induk corporate sebesar 18,01 persen, dan masyarakat yang membeli saham di bursa efek sebesar 9,99 persen.
 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

Ancol Gratiskan Tiket Masuk Selama Ramadan 2026, Cek Syarat dan Jadwalnya

Megapolitan
8 hari lalu

JPO JIS-Ancol sepanjang 466 Meter Siap Jadi Ikon Baru Jakarta Utara

Destinasi
11 hari lalu

Dari Dufan hingga Putri Duyung, Ini 8 Tempat Menarik yang Ada di Dalam Ancol

Megapolitan
27 hari lalu

JPO Penghubung JIS-Ancol Dibangun, Pramono Yakin Ubah Wajah Jakarta Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal