Sistem Pajak Nggak Adil: Orang Kecil Diperas, Konglomerat Diuntungkan

Anggie Ariesta
Ilustrasi pajak di Tanah Air dinilai belum adil terhadap orang miskin dan konglomerat. (Foto: Bank Indonesia)

JAKARTA, iNews.id - Ekonom menyoroti sistem perpajakan di Tanah Air yang tidak berkeadilan. Sebab, masyarakat kecil diperas, sedangkan konglomerat semakin diuntungkan.

Hal itu tertuang dalam riset 'Jangan Menarik Pajak Seperti Berburu di Kebun Binatang' yang diterbitkan Center of Economic and Law Studies (CELIOS). Dijelaskan bahwa saat ini insentif pajak lebih banyak menguntungkan konglomerat.

"Insentif pajak mengalir deras, menyusup lewat celah pajak korporat ke kantong orang super kaya, sementara karyawan kecil diperas kering. Ini tidak adil!" kata riset CELIOS dikutip iNews.id, Selasa (12/8/2025).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

BPS Lapor Orang Miskin di RI Tembus 23,36 Juta, Terbanyak di Wilayah Ini

Nasional
10 hari lalu

Geger Ada Karyawan RI Punya Rekening Rp12,49 Triliun, PPATK Ungkap Faktanya

Nasional
12 hari lalu

Purbaya Beberkan Rencana Pajaki Toko Online: Tunggu Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Nasional
19 hari lalu

Sikat Pengemplang Pajak, Purbaya bakal Sidak 2 Perusahaan Baja China Pekan Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal