SKK Migas: Harga Minyak Bakal Capai Titik Keseimbangan 60 Dolar AS per Barel

Antara
SKK Migas mengungkapkan harga minyak bakal mencapai titik keseimbangan baru 60 dolar AS per barel setelah anjlok akibat Covid-19. (Foto: Pertamina)

Dwi mengakui dampak Covid-19 yang menyebabkan harga minyak dunia bergejolak telah menurunkan aktivitas operasional kegiatan usaha hulu minyak dan gas (migas).

Bahkan, ada sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) minyak dan gas (migas) yang menunda rencana bisnis mereka. Namun, pihaknya terus berkomunikasi agar produksi dan lifting minyak tetap terjaga.

"Angkanya yang realistis tahun ini 705 ribu barel per hari, dari target APBN 755 ribu barel per hari," katanya.

Selain itu, dampak Covid-19 dan gejolak harga minyak dunia juga menyebabkan penurunan pemanfaatan migas, penurunan keekonomian lapangan migas, penurunan outlook lifting 2020, dan mundurnya onstream Proyek Marakes dari Kuartal III 2020 menjadi kembali ke rencana awal POD Kuartal I 2020.
 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

SKK Migas Kejar Target Lifting 610.000 Barel per Hari, 39 Sumur Minyak Siap Dibor

Nasional
31 hari lalu

Airlangga Ungkap RI Pantau Harga Minyak usai Venezuela Diserang AS

Megapolitan
2 bulan lalu

Kecelakaan Sepeda Tewaskan Pejabat SKK Migas, Pramono Panggil Dirut Transjakarta

Nasional
2 bulan lalu

Profil Hudi Dananjoyo Suryodipuro, VP SKK Migas yang Meninggal usai Tabrak Bus TransJakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal