Smelter Alumina Milik Inalum di Kalbar Beroperasi 2020

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: AFP)

"Ke depan, Inalum, Antam, dan Chinalco akan membentuk perusahaan patungan  (joint venture) untuk mendukung terealisasinya proyek ini," kata Budi.

Sebagai informasi, saat ini cadangan bauksit Indonesia adalah terbesar ke-8 di dunia sedangkan nilai ekspornya tercatat peringkat kedua terbesar. Mantan Direktur Utama PT Bank Mandiri TBk ini mengatakan, hingga saat ini Indonesia belum memiliki pabrik pengolahan bauksit menjadi alumina sehingga seluruh bijih bauksit diekspor ke luar negeri seperti Jepang dan China. 

Sementara, alumina sebagai bahan baku untuk pembuatan aluminium justru harus diimpor oleh Inalum dari negara lain seperti Australia, Cina, dan India. Pembangunan proyek smelter, kata Budi, diharapkan bisa meningkatkan nilai tambah produk tambang Indonesia, mengurangi impor alumina, menciptakan lapangan kerja baru, serta berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

KPK Periksa Eks Menteri BUMN Rini Soemarno terkait Kasus Jual Beli Gas, Ini yang Didalami

Nasional
2 bulan lalu

Kasus Jual Beli Gas, KPK Periksa Eks Menteri BUMN Rini Soemarno

Nasional
5 bulan lalu

Inalum Kantongi Rp8,03 Triliun dari Danantara untuk Garap Proyek Smelter Mempawah  

Nasional
1 tahun lalu

Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Diperiksa KPK, Jadi Saksi Kasus Jual Beli Gas PGN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal