Soal Dugaan Praktik Kartel Minyak Goreng, Kemendag: Tak Ada Indikasi ke Sana

Advenia Elisabeth
Soal dugaan praktik kartel minyak goreng, Kemendag sebut tak ada indikasi ke sana. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Program ini sedang kami jalankan ke seluruh Indonesia," ucap Oke. 

Sementara itu, YLKI sebelumnya menduga ada praktik kartel di balik kondisi harga minyak goreng yang tak kunjung turun hingga masuk 2022.

"Saya curiga ada praktik kartel atau oligopoli," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi.

Dia menyebut ada beberapa indikasi pada praktik kartel. Pertama, terlihat dari harga minyak goreng yang melonjak secara serempak dalam waktu bersamaan. Kedua, minyak goreng yang beredar di pasaran selama ini juga dikuasai oleh segelintir perusahaan besar.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Bapanas Temukan Minyakita Dijual di Atas HET, Satgas Pangan Turun Tangan

Nasional
7 hari lalu

Bulog Gelontorkan 1 Juta Liter Minyakita di Jakarta dan Banten selama Ramadan 2026

Nasional
10 hari lalu

Pemerintah Guyur Bansos Beras-Minyak Goreng ke 33 Juta Orang, Jaga Stabilitas Harga

Nasional
12 hari lalu

Kemensos Gandeng YLKI Tindak Lanjuti Aduan BPJS Kesehatan PBI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal