Soal Industri 4.0, HT: Bertransformasi, dari Konvensional ke New Business

Isna Rifka Sri Rahayu
Chairman MNC Group sekaligus Komisaris Utama MNC Investama Hary Tanoesoedibjo (HT) (tengah) berbincang dengan direksi MNC Investama dan Global Mediacom dalam paparan publik bersama di Gedung iNews Tower, Jakarta, Selasa (25/6/2019). (Foto: MNC Media)

Hal ini sudah terlihat dari perkembangan berbagai industri mulai dari jasa keuangan, media, ritel dan berlangsung di seluruh industri. Di ritel misalnya, banyak yang berguguran tak mampu bersaing dengan belanja online. Kendaraan kini juga sudah bisa berjalan tanpa supir.

Hal ini perlu mendapatkan perhatian khusus, karena Indonesia membutuhkan banyak lapangan kerja. Apalagi penambahan penduduk sangat pesat, yaitu 3 juta sampai 4 juta jiwa setiap tahunnya.

Bila tak diatur, teknologi bisa memangkas banyak tenaga kerja. Misalnya, pabrik rokok yang biasanya mempekerjakan tenaga kerja, karena efisiensi bisa beralih menggunakan robot.  

"Kita sekarang ini masuk era baru transformasi dari bisnis konvensional ke new business," kata HT.

BHIT menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2018. Selama 2018, perseroan telah mengantongi laba bersih Rp86,4 miliar.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Bisnis
11 bulan lalu

ABB Dukung Indonesia dalam Transisi Energi dan Target Net Zero

Mobil
3 tahun lalu

Otomotif Berkembang, Tingkatkan Daya Saing Indonesia Kejar Transformasi Industri 4.0

Bisnis
5 tahun lalu

Era Industri 4.0, Hary Tanoesoedibjo: MNC Group Tetap Jadi Leader

Makro
6 tahun lalu

Kemenperin Rumuskan Indikator Kesiapan Sektor Manufaktur Menuju Industri 4.0

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal