SP PLN juga menyuarakan evaluasi internal terkait rencana investasi secara masif, apakah masih relevan dengan perlambatan pertumbuhan yang akan terjadi pada tahun ini. Kontrak energi primer, kontrak pengadaan material dan konstruksi menurutnya juga merupakan hal-hal yang harus disoroti dan diperhatikan oleh Direksi PLN demi menyelamatkan keuangan BUMN kelistrikan tersebut.
PLN sebagai BUMN, kata dia, dalam kondisi normal bisa saja meminta suntikan dana dari pemerintah untuk mendukung keuangannya. Namun, dengan kondisi saat ini menurutnya pemerintah tengah membutuhkan dana ekstra untuk hal-hal yang penting lainnya.
"Untuk itu, pengurus dan anggota SP PLN dari Sabang sampai Merauke mendukung langkah-langkah yang ditempuh oleh Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini beserta jajaran direksi lainnya untuk melakukan renegosiasi kontrak IPP guna mengurangi tekanan terhadap likuiditas PLN, terutama yang bersumber dari kontrak IPP, energi primer, pengadaan material dan konstruksi," tuturnya.