Sri Mulyani Sebut Banyak Negara Muslim yang Berutang

Rina Anggraeni
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

Dia menilai, utang muncul karena belanja lebih besar daripada pendapatan. Dengan demikian, wajar bila negara berutang sepanjang untuk pembangunan tergantung prioritas negara.

Sebagai menteri keuangan, Sri Mulyani memastikan utang dikelola secara hati-hati, seimbang, dan transparan, sama halnya mengelola aset, ekuitas, pendapatan dan, belanja Hal ini penting agar negara tetap berjalan.

"Kalau dia (negara) punya utang, dia bisa bayar kembali dan pendapatannya lebih besar dari apa yang (utang) dia bayarkan," katanya.

Beradasarkan data Bank Indonesia (BI), utang luar negeri Indonesia mencapai 404,7 miliar dolar AS pada akhir Mei 2020. Utang tersebut terdiri atas utang pemerintah dan BI 194,9 miliar dolar AS serta utang swasta dan BUMN 209,9 miliar dolar AS.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
21 hari lalu

BI: Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp7.152 Triliun per November 2025

Makro
23 hari lalu

Utang Pemerintah Diprediksi Tembus Rp9.645 Triliun, Ekonom Ingatkan Risiko Gagal Bayar 2026

Nasional
4 bulan lalu

Utang Kereta Cepat: Warisan Jokowi yang Menguras Kantong Anak Cucu

Makro
4 bulan lalu

Menkeu Purbaya soal Utang RI Tembus Rp9.138 Triliun: di Bawah 39 Persen dari PDB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal