Sri Mulyani Sebut Banyak Negara Muslim yang Berutang

Rina Anggraeni
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

Dia menilai, utang muncul karena belanja lebih besar daripada pendapatan. Dengan demikian, wajar bila negara berutang sepanjang untuk pembangunan tergantung prioritas negara.

Sebagai menteri keuangan, Sri Mulyani memastikan utang dikelola secara hati-hati, seimbang, dan transparan, sama halnya mengelola aset, ekuitas, pendapatan dan, belanja Hal ini penting agar negara tetap berjalan.

"Kalau dia (negara) punya utang, dia bisa bayar kembali dan pendapatannya lebih besar dari apa yang (utang) dia bayarkan," katanya.

Beradasarkan data Bank Indonesia (BI), utang luar negeri Indonesia mencapai 404,7 miliar dolar AS pada akhir Mei 2020. Utang tersebut terdiri atas utang pemerintah dan BI 194,9 miliar dolar AS serta utang swasta dan BUMN 209,9 miliar dolar AS.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pemerintah Tarik Utang Rp506 Triliun hingga Agustus 2026, Ini Rinciannya

1 bulan lalu

Tanggapi Lonjakan Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun, Menkeu Purbaya Buka Suara

1 bulan lalu

Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun, Purbaya: Masih di Bawah 60%

4 bulan lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.660 Triliun pada Kuartal I 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal