Stafsus Erick Thohir Jelaskan Nasib Karyawan Kimia Farma usai Penutupan 5 Pabrik

Suparjo Ramalan
Stafsus Erick Thohir bicara nasib karyawan Kimia Farma usai penutupan pabrik. (Foto: Dok. Kimia Farma)

Namun, kata Arya, Kimia Farma harus mempertimbangkan kepentingan karyawannya setelah lima pabrik produksi obat ditiadakan. 

“Mau nggak mau kan mereka harus melakukan itu terpaksa kan, karena pabrik tutup ya, tapi mereka harus mikir yang terbaik, nggak boleh nggak,” ujar dia. 

“Memang kapasitasnya nggak ini kok, under kapasitas, seperti kau punya rentalan mobil. Ada sepuluh rental mobil lu, terus yang laku tuh cuman lima, lu biarin nggak atau lu mau jual? Lu berhentin nggak? Karena kalau dia tetap jalan, apa? Operasionalkan tetap jalan, padahal tidak tersewakan itu rentalnya, sesederhana itu,” tutur Arya. 

Sebelumnya, Direktur Produksi & Supply Chain KAEF, Hadi Kardoko memastikan, perusahaan tetap memperhatikan hak-hak karyawannya, bila jumlah pekerja harus dikurangi.

“Tentu kami memperhatikan betul kalau memang nantinya akan ada dampak (PHK),” ujar Hadi saat paparan Public Expose di Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

BP BUMN Ungkap Danantara Selesaikan Setengah Masalah Perusahaan Negara, Ini Transformasinya

16 hari lalu

Antam Bangun Pabrik Emas Rp1,1 Triliun di Gresik, Produksi hingga 30 Ton per Tahun

18 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

22 hari lalu

Prabowo Panggil Rosan hingga Bahlil ke Hambalang, Bahas Hilirisasi-Penataan BUMN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal