Subsidi Rp7 Juta Malah Bikin Penjualan Motor Listrik Menurun, Ini Penyebabnya

Ikhsan Permana SP
Subsidi pembelian motor listrik Rp7 juta malah menurunkan angka penjualan motor listrik karena ada hambatan proses pengajuan pembelian. (Foto: Ikhsan Permana SP)

"Yang menjadi kendala adalah pengajuan ke ATPM, kita mengajukan ke ATPM nanti ATPM melakukan pengajuan ke Kementerian Perindustrian melalui website SISAPIRa," tuturnya.

Namun hingga saat ini menurutnya situs SISAPIRa belum dapat diakses, sehingga sangat menghambat proses pengajuan penerima subsidi.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri menuturkan, dirinya akan melakukan pengecekan ke direktorat terkait. Sebab, menurutnya seharusnya sistem SISAPIRa sudah bisa beroperasi.

"Coba nanti saya cek ya. Saya tanya dulu ke direktoratnya apa masalahnya. Kemarin itu kan masalahnya soal anggaran, nah anggarannya sudah ada harusnya sudah jalan begitu," ucap Febri kepada iNews.id saat dikonfirmasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kolonel Diduga Terlibat Kasus Motor Listrik BGN, Mabes TNI Buka Suara

57 tahun lalu

Kejagung Ungkap Dugaan Peran Kolonel TNI di Kasus Motor Listrik BGN: Mark Up Harga

57 tahun lalu

Motor Listrik Ditunggangi Gibran saat Kunjungan ke Papua Mejeng di PRJ 2026

57 tahun lalu

Wapres Gibran Tunggangi Motor Listrik saat Kunjungan ke Agats Papua, Intip Spesifikasinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal