Subsidi Rp7 Juta Malah Bikin Penjualan Motor Listrik Menurun, Ini Penyebabnya

Ikhsan Permana SP
Subsidi pembelian motor listrik Rp7 juta malah menurunkan angka penjualan motor listrik karena ada hambatan proses pengajuan pembelian. (Foto: Ikhsan Permana SP)

Namun hingga saat ini menurutnya situs SISAPIRa belum dapat diakses, sehingga sangat menghambat proses pengajuan penerima subsidi.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri menuturkan, dirinya akan melakukan pengecekan ke direktorat terkait. Sebab, menurutnya seharusnya sistem SISAPIRa sudah bisa beroperasi.

"Coba nanti saya cek ya. Saya tanya dulu ke direktoratnya apa masalahnya. Kemarin itu kan masalahnya soal anggaran, nah anggarannya sudah ada harusnya sudah jalan begitu," ucap Febri kepada iNews.id saat dikonfirmasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Motor
4 hari lalu

Penjualan Motor di Indonesia 2025 Tembus 6,4 Juta Unit, Listrik Tak Sampai 1 Persen

Motor
5 hari lalu

Hadapi Tantangan Sepeda Motor Listrik di Indonesia 2026, Ini Langkah Yadea

Mobil
1 bulan lalu

Kucurkan Insentif Otomotif Rp7 Triliun, Pemerintah Klaim Berhasil Tarik Investasi Puluhan Triliun Rupiah

Motor
2 bulan lalu

Baru Meluncur di GJAW, Motor Listrik eMotor Sprinto Bukukan SPK 500 Unit 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal