Supaya Laku, Tarif MRT Harus Sesuai Kemampuan Membayar Konsumen

Rully Ramli
MRT Jakarta. (Foto: Ant)

"Kemampuan membayar ini harus dielaborasi, siapakah mayoritas pengguna MRT? Pemprov juga harus punya data, untuk tujuan apa konsumen memilih menggunakan MRT?," kata dia.

Tulus menambahkan, apabila tujuan calon konsumen naik MRT karena faktor kenyamanan dan efisiensi waktu tempuh, maka tarif Rp 10.000 masih masuk akal.

Selain itu, manajemen MRT Jakarta juga harus mengeksplorasi potensi pendapatan di luar tiket. Hal ini karena sulit hanya mengandalkan tiket untuk menutup biaya operasional, apalagi investasi.

"Manajemen PT MRT Jakarta harus kreatif dan cerdas untuk menggali pendapatan dari aspek komersial lainnya seperti sewa lahan, bisnis di area TOD, dan promosi atau iklan," ujar dia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
14 hari lalu

Terowongan MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Resmi Tersambung, Tembus Kedalaman 28 Meter

15 hari lalu

Terowongan Proyek MRT Jakarta Fase 2A Resmi Tersambung, Ditargetkan Rampung Akhir 2026

23 hari lalu

567.633 Penumpang Naik MRT saat Tarif Rp1 Berlaku pada HUT ke-499 Jakarta

27 hari lalu

Tak Perlu Menyeberang di Jalanan Bundaran HI, Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Hubungkan Hotel-Hotel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal