SWI Beberkan Alasan Kerugian Korban Investasi Bodong Tak Bisa Dikembalikan

Anggie Ariesta
Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Satgas Waspada Investasi (SWI) membeberkan alasan mengapa nilai kerugian korban investasi bodong atau ilegal tidak bisa dikembalikan. Hal itu disebabkan sebagian besar uang telah habis digunakan pelaku.

Ketua SWI Tongam L Tobing menjelaskan, kerugian tidak pernah dikembalikan karena mudahnya korban mendapat uang, sehingga pelaku juga dengan mudahnya juga mengeluarkan uang. 

"Contohnya di Pandawa Depok ya itu kerugian sampai berapa triliun karena asetnya lebih kecil dari kewajibannya. Yang pasti juga gini, masyarakat kita itu juga masih mengatakan dia korban walaupun dia sudah terima keuntungan melebihi yang diberikan," ujar Tongam dalam Diskusi Polemik MNC Trijaya dengan tema 'Darurat Kejahatan Investasi Online', Sabtu (19/11/2022).

Dengan demikian, menurutnya akan lebih sulit memverifikasi siapa korban investasi bodong, seperti kasus Robot Trading belum lama ini, di mana keluhan datang dari suami istri yang menyetor Rp1,5 miliar dan menyewa Robot Trading Rp150 juta, sehingga memiliki Rp1,65 miliar. Namun, pasangan suami istri itu telah mendapatkan sekitar Rp1,2 miliar dan tetap mengaku rugi Rp1,65 miliar.

Tongam mengaku hal tersebut yang menjadi masalah juga, dan rata-rata terungkap aset dari para pelaku jauh lebih rendah.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Pesan Prabowo di HUT ke-1 Danantara: Jaga Selalu Kekayaan Negara, Seluruh Rakyat di Pundak Anda

Nasional
11 jam lalu

Prabowo Ingatkan Jajarannya Tak Beri Laporan Palsu: Jangan Main-Main dengan Saya

Nasional
7 hari lalu

Bareskrim Serahkan Uang Rp58 Miliar Hasil TPPU Judi Online ke Negara

Bisnis
14 hari lalu

BRI Raup Laba Bersih Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025, Kredit Naik 12,3 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal