Tak Bagikan Dividen, Wijaya Karya Gunakan Laba untuk Bayar Yield Surat Utang

Dinar Fitra Maghiszha
Wijaya Karya memastikan tak akan membagikan dividen tahun buku 2021. Laba bersih bersih salah satunya digunakan untuk membayar yield penerbitan surat berharga. (Foto: Okezone)

Kendati pendapatan bersih WIKA tumbuh 7,70 persen menjadi Rp17,80 triliun dari Rp16,53 triliun, beban pokok pendapatan WIKA bertambah menjadi Rp16,11 triliun dari tahun 2020 sebesar Rp15,01 triliun. Sementara penghasilan lain-lain terpangkas menjadi Rp1,27 triliun dari tahun 2020 sebanyak Rp3,2 triliun.

Beban rugi entitas asosiasi membengkak menjadi Rp28,88 miliar dibandingkan beban rugi tahun 2020 sebesar Rp3,45 miliar, sementara laba entitas ventura bersama tumbuh menjadi Rp672,37 miliar dari Rp472,17 miliar.

Akhir tahun 2021, laba saham dasar Perseroan turun menjadi Rp13,12 dari Rp20,71.

Sementara jumlah aset Perseroan tumbuh tipis menjadi Rp69,38 triliun dari Rp68,10 triliun. Liabilitas bertambah menjadi Rp51,95 triliun dari Rp51,45 triliun, sementara jumlah ekuitas tumbuh menjadi Rp17,43 triliun.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Bisnis
3 hari lalu

BTN Beri Bocoran Besaran Dividen hingga Rencana Akuisisi Asuransi Binagriya

Bisnis
3 hari lalu

BTN Bukukan Laba Bersih Rp3,5 Triliun Sepanjang 2025, Naik 16,4 Persen

Keuangan
10 hari lalu

BNI Cetak Laba Bersih Rp20 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 15,9%

Nasional
16 hari lalu

Pemerintah Tunjuk BUMN untuk Kelola Lahan Sitaan 28 Perusahaan Penyebab Bencana Sumatra

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal