JAKARTA, iNews.id - Tren peningkatan inflasi dan suku bunga di tahun ini, menjadi tantangan tersendiri bagi sektor perbankan. Meski demikian, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkomitmen akan tetap mempertahankan strategi suku bunga rendah.
Pernyataan itu, disampaikan Direktur Pengelola dan Chief Financial Officer (CFO) BBCA, Vera Eve Lim, dalam MNC Group Investor Forum 2022, Senin (14/3/2022).
Menurut dia, saat ini tren peningkatan inflasi dan suku bunga mulai terlihat, seiring dengan kenaikan harga komoditas pangan dan energi, yang telah memicu kenaikan harga barang konsumsi.
Hal itu, telah terlihat dari tingginya inflasi Amerika Serikat (AS) di Februari 2022, yang diprediksi akan membuat bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) mengendalikan inflasi dengan menaikkan suku bunga acuan
Seperti diketahui, inflasi AS pada Februari 2022 menembus 7,9 persen, tertinggi dalam 4 dekade tepatnya sejak 1982. Hal itu diperkirakan akan membuat The Fed menaikkan suku bunga acuan yang saat ini berada di level 0,25 persen.