Untuk meningkatkan investasi, lanjut Ridwan, pemerintah memberi dukungan kepada badan usaha berupa fasilitas penyusunan informasi peluang investasi berupa memo project potensial, market sounding, harmonisasi regulasi aplikasi OSS dengan integrasi sistem.
"Kami juga mendukung badan usaha dalam hal tata ruang pengelolaan kawasan hutan serta masalah lingkungan," tutur Ridawan.
Dari sisi pendapatan, realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP minerba hingga 31 Mei 2021 telah mencapai Rp22,34 triliun atau 54,5 persen dari total target tahun 2021 sebesar Rp39,1 triliun.
"Penggunaan aplikasi elektronik e-PNBP yang kami gunakan sangat membantu dan juga membuat tata kelola yang lebih baik," kata Ridwan.
Adapun progres produksi komoditas mineral seperti feronikel mencapai 568.200 ton dari target 2,107 juta ton. Kemudian nikel pig iron mencapai 302,4 ribu ton dari target 901.000 ton dan emas realisasinya mencapai 8,7 ton dari target 81,9 ton.