Tertarik Investasi Bitcoin? Ketahui Dulu Pengertian dan Cara Kerjanya

Aditya Pratama
Tertarik investasi bitcoin? Ketahui pengertian dan cara kerjanya.

Bagaimana Cara Kerja Bitcoin?

Bitcoin dibangun di atas catatan digital terdistribusi yang disebut blockchain. Seperti namanya, blockchain adalah kumpulan data yang terhubung, terdiri dari unit yang disebut blok yang berisi informasi tentang setiap transaksi, termasuk tanggal dan waktu, nilai total, pembeli dan penjual, serta kode pengenal unik untuk setiap pertukaran. Entri dirangkai dalam urutan kronologis, menciptakan rantai blok digital.

"Setelah blok ditambahkan ke blockchain, itu dapat diakses oleh siapa saja yang ingin melihatnya, berperan sebagai buku besar umum transaksi cryptocurrency," ujar konsultan untuk jaringan ATM cryptocurrency Pelicoin, Stacey Harris. 

Blockchain terdesentralisasi, artinya tidak dikendalikan oleh satu organisasi mana pun. 

"Ini seperti Google Doc yang dapat dikerjakan oleh siapa saja. Tidak ada yang memilikinya, tetapi siapa pun yang memiliki tautan dapat berkontribusi padanya. Dan ketika orang yang berbeda memperbaruinya, salinan Anda juga diperbarui," tutur CEO dan salah satu pendiri bursa cryptocurrency Afrika Quidax, Buchi Okoro. 

Meskipun gagasan siapa pun dapat mengedit blockchain mungkin terdengar berisiko, sebenarnya itulah yang membuat bitcoin dapat dipercaya dan aman. Agar blok transaksi ditambahkan ke blockchain bitcoin, itu harus diverifikasi oleh mayoritas semua pemegang bitcoin, dan kode unik yang digunakan untuk mengenali dompet dan transaksi pengguna harus sesuai dengan pola enkripsi yang benar.

Kode-kode ini panjang, angkanya acak, membuatnya sangat sulit untuk diproduksi secara curang. Faktanya, menurut Bryan Lotti dari Crypto Aquarium, seorang penipu yang menebak kode kunci dompet bitcoin Anda memiliki peluang yang hampir sama dengan seseorang yang memenangkan lotre Powerball sembilan kali berturut-turut. 

Tingkat keacakan statistik kode verifikasi blockchain ini diperlukan untuk setiap transaksi karena akan sangat mengurangi risiko siapa pun dapat melakukan transaksi bitcoin palsu.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Internet
4 hari lalu

Ekonomi Digital Berkembang, Pajak Aset Kripto Tembus Rp1,81 triliun

Internet
11 hari lalu

Mengintip Perkembangan Uang Digital Kripto di 2025, Bagaimana Tahun Depan?

Bisnis
28 hari lalu

Sosok Yi He, Pendiri Binance yang Kini Jabat Co-CEO

Nasional
1 bulan lalu

BI Singgung Pembentukan Mata Uang Digital untuk Awasi Risiko Kripto 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal