Toshiba Resmi Delisting setelah 74 Tahun Melantai di Bursa Tokyo

Aditya Pratama
Toshiba akan mengakhiri 74 tahun bersejarah di Bursa Efek Tokyo setelah sekelompok investor membeli saham mayoritas perusahaan. (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id - Salah satu perusahaan tertua dan terbesar di Jepang, Toshiba resmi delisting atau dihapus dari Bursa Tokyo pada hari Rabu, setelah 74 tahun melantai. Hal ini menyusul pergolakan dan skandal yang terjadi di perusahaan dalam satu dekade terakhir.

Mengutip Reuters, Toshiba telah diambil alih oleh sekelompok investor yang dipimpin oleh perusahaan ekuitas swasta Japan Industrial Partners (JIP) yang juga mencakup perusahaan jasa keuangan Orix, perusahaan utilitas Chubu Electric Power, dan produsen chip Rohm.

Biaya akuisisi senilai 14 miliar dolar AS tersebut menempatkan Toshiba di tangan investor domestik setelah perselisihan berkepanjangan dengan aktivis investor luar negeri yang melumpuhkan pembuat baterai, chip, serta peralatan nuklir dan pertahanan. Saham Toshiba pada perdagangan hari terakhir, Selasa (19/12/2023) turun 0,1 persen di level 4.590 yen.

"Toshiba sekarang akan mengambil langkah besar menuju masa depan baru dengan pemegang saham baru," tulis perusahaan dalam sebuah pernyataan dikutip, Kamis (21/12/2023).

Chief Executive Taro Shimada, yang akan tetap menjabat setelah akuisisi tersebut, diperkirakan akan fokus memimpin Toshiba pada layanan digital dengan margin tinggi. Dukungan JIP terhadap Shimada telah menggagalkan rencana sebelumnya untuk bekerja sama dengan dana investasi yang didukung negara. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Menaker Ungkap Banyak WNA Duduki Jabatan di Perusahaan RI, Apa Penyebabnya?

7 hari lalu

Aturan Baru OJK, Kemenkeu-BI-Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham Bursa Efek

11 hari lalu

BP BUMN Pastikan Status Perum Tak Berubah, Ini Arah Transformasi Bulog hingga Perhutani

12 hari lalu

KPK Deteksi Pemberian Rp300 Juta dari Summarecon ke Kementerian ATR Sebelum OTT Kasus HGB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal