Total Anggaran Bansos Beras Rp8 Triliun, Bisa Tekan Harga?

Suparjo Ramalan
Presiden Joko Widodo (kanan), didampingin Menteri BUMN, Erick Thohir (kanan), dan Kepala Bulog, Budi Waseso (Kedua kiri), saat meninjau Gudang Bulog, di Bogor, di Jawa Barat, Senin (11/9/2023). (Foto: istimewa)

"Ini kan baru dimulai, nanti kita monitor aja. Ya bayangin aja kalau ada 640.000 ton, 210 ton sebulan harusnya bisa (turun). Insya Allah (bulan depan turun) harapannya gitu ya tergantung produksi," tutur Arief. 

Penurunan harga beras, lanjut Arief, juga bergantung pada tingkat produksi Gabah Kering Panen (GKP) pada musim panen kedua dengan harga yang relatif stabil, sehingga Bulog dapat menyerapnya secara baik atau maksimal.

Berdasarkan panel harga pangan Badan Pangan Nasional per Rabu (6/9/2023), harga rata-rata nasional gabah kering panen di tingkat petani Rp 6.220 per kilogram. 

Menurutnya, bila GKP yang diproduksi cukup dan memadai, maka akan berdampak pada penurunan harga beras di tingkat pedagang. Saat ini tingkat produksi GKP baru menyentuh 30 persen. 

"Kita tergantung produksi, kalau produksi GKP-nya ada dan banyak, harga otomatis turun. Karena sekarang semester kedua cuma 30 persen, ini waktunya kita gelontorkan stok," kata Bambang.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Pemerintah Guyur Bansos Beras-Minyak Goreng ke 33 Juta Orang, Jaga Stabilitas Harga

Nasional
14 hari lalu

Bulog Mulai Tawarkan Beras Premium ke Importir Arab Saudi, Targetkan Ekspor Tahun Ini

Nasional
15 hari lalu

Mentan Curhat Pemerintah Kerap Disalahkan saat Harga Pangan Naik, Padahal Ulah Pengusaha Nakal

Nasional
17 hari lalu

Jelang Ramadan, Pemerintah bakal Salurkan Bansos Beras 10 Kg buat 35 Juta Penerima

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal