Total Aset Industri Keuangan Syariah Indonesia Tumbuh Pesat Saat Pandemi, Tertinggi di Pasar Modal

Suparjo Ramalan
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) sekaligus Wakil Ketua Umum I PP Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Teten Masduki, mengatakan total asetindustri keuangan syariah Indonesia mengalami pertumbuhan pesat di masa pandemi. 

Hal itu, terlihat dari total aset industri keuangan syariah di Indonesia mencapai Rp2.050 triliun pada 2021. Jumlah tersebut tumbuh 13,82 persen dari tahun sebelumnya yakni Rp1.801 triliun. 

"Di tahun kedua pandemi covid, aset keuangan syariah Indonesia mampu tumbuh 13,82 persen secara tahunan, menjadi Rp 2.050 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1.801 triliun, jadi ini anomali di tengah pandemi malah tumbuh," ungkap Teten, dalam gelaran Indonesia Islamic Economic Forum, Jumat (7/10/2022). 

Dia menjelaskan, peningkatan total aset industri keuangan syariah tersebut terjadi baik di pasar modal, perbankan dan industri Keuangan Non-Bank (IKNB) syariah.  

Menurut Teten, pertumbuhan tertinggi adalah pasar modal syariah yang memiliki porsi aset keuangan syariah sekitar 60,27 persen. Adapun laju pertumbuhan pasar modal syariah mencapai 14,83 persen secara tahunan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
8 hari lalu

Gandeng GIS BEI Unis, MNC Sekuritas Kenalkan Investasi Syariah ke Ibu Rumah Tangga

12 hari lalu

MNC Life Raih Penghargaan Investortrust Best Insurance 2026 Kategori Asuransi Jiwa

14 hari lalu

Pakar Hukum Soroti Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Peringatkan Kripto Bisa Jadi Modus Penyamaran Aset

25 hari lalu

Ini Alasan Hotman Paris Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal