Seperti diketahui, layanan Traveloka Mart baru duluncurkan pada Maret 2022, namun hanya bertahan 5 bulan layanan tersebut ditutup atau dihentikan Traveloka per Agustus 2022.
Sementara layanan Traveloka Eats dan Send ditutup saat perusahaan baru mendapat suntikan dana dari investor. Pada 29 September 2022, Traveloka mengumumkan pendanaan terbaru sebesar USD300 juta. Dana tersebut berasal dari Indonesia Investment Authority (INA), BlackRock (melalui dana kredit privat yang dikelolanya), Allianz Global Investors (melalui dana yang dikelolanya), Orion Capital Asia (melalui dana dan akun yang dikelolanya), dan lembaga keuangan global terkemuka lainnya.
Perusahaan meyakini, pendanaan tersebut akan mendukung pertumbuhan ekosistem digital di sektor perjalanan, dan memungkinkan perusahaan untuk tumbuh lebih jauh, sekaligus mengukuhkan status sebagai salah satu pemimpin teknologi di kawasan.