Tumpukan Karangan Bunga Dibalik dan Dilarang Dipajang di BEI, Isinya Jeritan Investor soal FCA?

Tangguh Yudha
Pemandangan tumpukan karangan bunga dilarang diletakkan di lobby Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2024) pagi. (Foto: Tangguh Yudha)

"Tolong pertimbangkan FCA, FCA mempersulit transaksi," tulis salah satu karangan bunga.

Di sisi lain, ketika wartawan mencoba mendokumentasikan papan bunga terbalik yang berjejer, sejumlah petugas keamanan BEI meminta agar kerja jurnalistik wartawan itu dihentikan. 

Tak berhenti di situ, petugas keamanan juga bersikeras agar foto dan video yang telah diambil segera dihapus.

"Maaf mas, jangan ambil foto, tolong dihapus ya mas. Mohon pengertiannya kami juga hanya menjalankan tugas," ujar salah satu petugas tanpa memberikan penjelasan kenapa kegiatan dokumentasi dilarang.

Hingga berita ini dimuat, belum ada respons dan penjelasan dari pihak BEI terkait banyaknya papan bunga yang berdatangan, tapi dilarang dipasang dan bahkan ditumpuk terbalik. 

Untuk diketahui, kebijakan FCA dinilai investor sangat meresahkan. Sejumlah pihak menyebut penerapan FCA sepanjang waktu perdagangan telah menimbulkan kekhawatiran tentang potensi ketidakstabilan pasar.

Penerapan FCA sepanjang waktu perdagangan justru dinilai menimbulkan risiko harga saham menjadi kurang transparan dan meningkatkan risiko bagi investor, sehingga banyak investor yang menjerit terhadap kebijakan itu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah Lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah

57 tahun lalu

Kritik Penangkapan Roy Suryo, Pengacara: Seperti Penculikan Jenderal di Film G30S/PKI

57 tahun lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa, Kuasa Hukum Yakin Bisa Jawab Semua Tuduhan

57 tahun lalu

Purbaya Restui PPN DTP Jadi Solusi Transisi Rusun Subsidi, Dorong Akses Rumah Pertama untuk MBR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal