Tuntut Pemerintah Turunkan Harga Minyak Goreng, Serikat Buruh Ancam Demo Besar-besaran 1 Minggu Lagi

Advenia Elisabeth
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Serikat buruh menuntut pemerintah segera menurunkan harga minyak goreng. Jika tidak, para buruh akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran 1 minggu lagi. 

Pernyataan itu disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal, dikutip Kamis (24/3/2022). 

"Kami memberikan waktu 1 x 7 hari, bilamana ini (harga minyak diturunkan) tidak dilakukan oleh pemerintah, Partai Buruh, Serikat Petani Indonesia, dan Serikat Buruh yang ada di Indonesia, nelayan, buruh honorer, buruh migran akan melakukan aksi besar-besaran di seluruh Indonesia," ujar Said.

Dia menjelaskan, serikat buruh mendesak pemerintah menurunkan harga minyak goreng karena semakin membebani biaya hidup, di saat buruh tak mendapatkan kenaikan upah yang signifikan. Apalagi daya beli masyarakat sudah turun sekitar 30 persen selama pandemi Covid-19.

"Daya beli masyarakat lagi turun 30 persen, ditambah 3 tahun berturut-turut upah buruh tidak naik," kata Said. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Update Harga Pangan 5 Maret 2026: Cabai Rawit-Telur Ayam Naik, Minyak Goreng Turun

Nasional
11 hari lalu

Bapanas Temukan Minyakita Dijual di Atas HET, Satgas Pangan Turun Tangan

Nasional
14 hari lalu

Bulog Gelontorkan 1 Juta Liter Minyakita di Jakarta dan Banten selama Ramadan 2026

Nasional
17 hari lalu

Pemerintah Guyur Bansos Beras-Minyak Goreng ke 33 Juta Orang, Jaga Stabilitas Harga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal