Tuntut Pemerintah Turunkan Harga Minyak Goreng, Serikat Buruh Ancam Demo Besar-besaran 1 Minggu Lagi

Advenia Elisabeth
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal. (Foto: dok iNews)

Maka dari itu, lanjutnya, pemerintah harus bisa mengontrol stok dan harga minyak goreng di pasaran. Pasalnya, harga minyak goreng kemasan kini semakin tak terkendali setelah pemerintah mencabut Harga Eceran Tertinggi (HET). 

"Jangan sekadar main harga naik, harga turun, lihat juga daya belinya. Daya beli sudah turun 30 persen, upah buruh tidak naik selama 3 tahun, masa harga minyak goreng naik," tandasnya.

Sebelumnya, pada 22 Maret 2022, serikat buruh bersama petani telah melakukan unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Perdagangan. Demo tersebut menyerukan tiga tuntutan, yaitu turunkan harga minyak goreng, turunkan harga bahan pokok, dan ganti Menteri Perdagangan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 hari lalu

Baskara Putra Tak Keberatan Lagu Hindia Jadi Musik Aksi Demonstrasi: Punya Semangat Sama

5 hari lalu

Demo Pekan Ketiga di Prancis Memanas, Ratusan Orang Ditangkap dalam Bentrokan dengan Polisi

10 hari lalu

Demo 28 Oktober Ricuh Dekat Halte Tosari, Polisi Bermotor dan Bertameng Dikerahkan

10 hari lalu

Dilarang ke Bundaran HI, Mahasiswa Bentangkan Spanduk Raksasa Hutan Bukan Milik Oligarki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal