Turki Temukan Cadangan Gas Alam di Laut Hitam

Djairan
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)

Perekonomian Turki di tengah pandemi Covid-19 sangat tertekan. Mata uang Lira jatuh ke level terendah terhadap dolar AS. Sementara bank sentral memilih pengetatan moneter secara sembunyi-sembunyi untuk menghindari perubahan suku bunga yang memancing kritik Erdogan.

Area Tuna-1 diketahui berada sekitar 150 kilometer dari pesisir Turki yang berbatasan dengan Bulgaria. Wilayah itu juga tak jauh dari Blok Neptun di Romania yang ditemukan cadangan gas jumbo sekitar delapan tahun lalu oleh Exxon dan Petrom.

Wilayah ini dikenal kaya akan gas. Banyak perusahaan yang rajin mengeksplorasi kawasan tersebut, termasuk Rosneft, perusahaan asal Rusia, yang belum menunjukkan hasil hingga saat ini.

"Saya tidak terlalu terkejut dengan penemuan (gas alam) di sana. Bulgaria, Ukraina, Yunani mungkin akan tertarik untuk membeli gas itu jika Turki mengekspornya," kata Managing Director Merkel Energy, Christoph Merkel.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Internasional
24 hari lalu

Trump Umumkan Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Ajak Presiden Erdogan dan Al Sisi

Nasional
25 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Nasional
1 bulan lalu

Menlu Sugiono bakal Terbang ke Turki Temui Erdogan, Bahas Palestina?

Internasional
2 bulan lalu

Pesawat Jet Pribadi Bawa Kepala Staf Angkatan Bersenjata Libya Jatuh di Turki, Ini Dugaan Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal