Uni Eropa Belum Satu Suara soal Tarif Impor Mobil Listrik China

Aditya Pratama
Negara-negara Uni Eropa masih ragu dan belum satu suara untuk mendukung tarif tambahan impor mobil listrik buatan China. (Foto: Reuters)

Selain itu, anggota Uni Eropa juga akan melakukan pemungutan suara pada bulan Oktober jika Komisi Eropa mengusulkan tarif multi-tahun pada akhir penyelidikannya. Pemungutan suara akan diblokir jika terdapat mayoritas yang memenuhi syarat atau setidaknya 15 negara yang mewakili 65 persen populasi Uni Eropa memberikan suara menentang kebijakan tersebut.

Adapun, Pemerintah Prancis, Italia dan Spanyol, dengan total 40 persen populasi Uni Eropa, telah mengindikasikan bahwa mereka akan mendukung tarif.

“Eropa harus membela diri jika perusahaan kami dirugikan dan tidak bersaing secara setara,” ujar Kementerian Perekonomian Spanyol.

Namun, Republik Ceko, Yunani, Irlandia dan Polandia masih memperdebatkan masalah tarif impor mobil listrik dari China, menurut sumber resmi dan pemerintah. 

Pemerintah Jerman menekankan perlunya solusi negosiasi dengan China terkait kebijakan tersebut. Produsen mobil di negara tersebut mengatakan bahwa penerapan tarif impor adalah pendekatan yang salah, karena dampak negatifnya lebih besar daripada manfaatnya.

Meningkatnya biaya kendaraan listrik bagi konsumen melemahkan tujuan Uni Eropa untuk menjadi netral karbon pada tahun 2050. 

Sementara, pembalasan China terhadap kebijakan yang dilakukan Uni Eropa di antaranya dengan mengenakan tarif tambahan terhadap ekspor cognac, daging babi, atau mobil mewah ke Uni Eropa.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Penjualan EV Makin Ketat, Intip Deretan Mobil Listrik Terlaris di China Agustus 2026

1 bulan lalu

Drone Rusia Gentayangan di Negara-Negara Eropa, Uni Eropa Siapkan Sanksi Baru

1 bulan lalu

Babak Baru Perang Rusia Vs Ukraina, Negara-Negara Eropa Bakal Terlibat?

1 bulan lalu

Mobil Listrik China Ini Berhasil Lakukan Putaran Terowongan 360 Derajat Ala Schumacher, Cek Faktanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal