Uni Eropa Belum Satu Suara soal Tarif Impor Mobil Listrik China

Aditya Pratama
Negara-negara Uni Eropa masih ragu dan belum satu suara untuk mendukung tarif tambahan impor mobil listrik buatan China. (Foto: Reuters)

BRUSSELS, iNews.id - Negara-negara Uni Eropa masih ragu dan belum satu suara untuk mendukung tarif tambahan impor mobil listrik buatan China. Hal ini menyoroti tantangan Brussel dalam membangun dukungan untuk kasus perdagangan terbesarnya ketika Beijing mengancam akan melakukan pembalasan yang lebih luas.

Mengutip Reuters, Jerman, yang produsen mobilnya menghasilkan sepertiga penjualan mereka tahun lalu di China, ingin menghentikan penerapan tarif impor tersebut, menurut sumber pemerintah. Sementara, Prancis merupakan salah satu pendukung paling kuat terhadap kebijakan tersebut.

Namun, sebagian besar negara masih mempertimbangkan pro dan kontra dari meningkatnya perselisihan perdagangan antara blok tersebut dengan China, menurut jajak pendapat informal yang dilakukan Reuters terhadap pemerintah Uni Eropa.

Adapun, persoalan tersebut akan diajukan kepada anggota Uni Eropa melalui pemungutan suara dalam beberapa minggu mendatang. Ini merupakan uji dukungan resmi pertama dalam kasus penting bagi Komisi Eropa. 

Blok tersebut akan mengkonfirmasi pada hari Kamis tarif impor sementara hingga 37,6 persen terhadap merek mobil listrik China seperti BYD, Geely dan SAIC, serta pada model Tesla, BMW, dan produsen mobil barat lainnya buatan China.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Erdogan: Uni Eropa Rugi Tolak Turki Gabung

4 hari lalu

Murka! Erdogan: Gabung Uni Eropa Bukan Prioritas Turki 

24 hari lalu

AS dan Iran Hentikan Serangan 2 Hari setelah 13 Hari Saling Gempur, Isyarat Gencatan Senjata?

26 hari lalu

Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal