Usai Nego dengan Kreditur, Surat Utang yang Diterbitkan Garuda Naik Jadi Rp12,2 Triliun

Suparjo Ramalan
Usai nego dengan kreditur, surat utang yang diterbitkan Garuda naik jadi Rp12,2 triliun. (Foto: Okezone)

Meski begitu, dia tidak mengungkapkan alasan utama manajemen Boeing enggan ikut berpartisipasi dalam PKPU emiten dengan kode saham GIAA ini. 

"Jika Boeing tidak partisipasi di PKPU namun punya nilai besar tidak ajukan tagihannya dalam kurun waktu yang ditentukan, maka ini akan dikurangi. Jika Boeing tak mengajukan tagihannya jadi angka 825 juta dolar AS akan berkurang proporsional terhadap tagihan Boeing," tuturnya. 

Adapun utang Garuda Indonesia yang ditetapkan Tim Pengurus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) sebesar Rp142 triliun. Jumlah ini terdiri atas Daftar Piutang Tetap (DPT) lessor, DPT preferen, dan DPT nonlessor. 

Jumlah utang BUMN penerbangan tersebut tercatat naik dari laporan sebelumnya, di mana hingga kuartal III 2021 utang perusahaan mencapai Rp139 triliun. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
17 hari lalu

Dirut Garuda Buka Suara soal Viral Kabar Awak Kabin Patah Tulang usai Pesawat Turbulensi

Nasional
26 hari lalu

Garuda Indonesia Siap Terbangkan 102.502 Jemaah Haji 2026 

Nasional
2 bulan lalu

Garuda Indonesia Tunda Beli Pesawat Baru Meski Kantongi Rp23,67 Triliun dari Danantara 

Nasional
2 bulan lalu

Banyak Pesawat Garuda Tak Bisa Terbang, Danantara Ungkap Bebani Perusahaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal