Vaksin Covid-19 Ditemukan, Perusahaan Kesehatan Optimistis Terus Tumbuh

Dani M Dahwilani
Perusahaan teknologi kesehatan optimistis terus tumbuh tidak terdampak keberdaan vaksin Covid-19. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Vaksin Covid-19 saat ini  masih dikembangkan perusahaan dan lembaga kesehatan di berbagai belahan dunia. Namun, untuk menyuntikannya kepada masyarakat masih membutuhkan uji klinis dan izin dari WHO.

Perusahaan teknologi kesehatan optimistis terus tumbuh tidak terdampak keberdaan vaksin Covid-19. Salah satunya Neoclinic. Mereka bahkan menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra dan ekspansi di sejumlah wilayah Indonesia. 

"Vaksin bukan obat. Namun, hanya membuat tubuh kebal terhadap virus. Tetapi jika ditanya apakah virusnya hilang atau tidak, virus mungkin akan tetap ada. Kalaupun virus hilang, pola hidup orang ke depan akan berubah dan tingkat permintaannya terhadap produk teknologi kesehatan akan meningkat. Artinya, kehadiran vaksin sejalan dengan  bisnis kami," ujar CEO NeoClinic, Bagus Mulyo Anggoro di Jakarta, Jumat (11/12/2020).

Dalam membantu penanganan Covid-19, Neoclinic memberikan akses penghubung antara fasilitas-fasilitas Kesehatan yang telah ada (rumah sakit, laboratorium, klinik dan apotik) kepada semua orang yang membutuhkan fasilitas tersebut. Ini agar fasilitas kesehatan dapat lebih produktif melalui perantara teknologi (Cloud Clinic).

"Neoclinic sedang proses kerja sama dengan berbagai fasilitas Kesehatan, baik laboratorium, klinik maupun apotik agar bisa memberikan akses pelayanan tambahan seperti pengambilan sampel Swab PCR Test dan Rapid Test di tempat para partner yang telah digandeng," kata Bagus.

Demi mempermudah jangkauan untuk akses layanan kesehatan dengan cepat dan terpercaya, Neoclinic pun manggandeng Ralali dan Tokoin untuk mempercepat pelayanan dan akses kesehatan, seperti Rapid Test Antibody, Swab Antigen dan Swab PCR.

"Hingga kini neoclinic telah tersebar hingga 24 kota besar di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Sulawesi dan NTT," ujar Bagus.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

BPOM Pastikan Vaksin Tifoid Bio-TCV Aman Diberikan Mulai Bayi Usia 6 Bulan

2 hari lalu

Vaksin Tifoid Pertama Buatan Indonesia Resmi Diluncurkan, BPOM Approved!

2 bulan lalu

Sama-Sama untuk Otak, Fungsi Vaksin Meningitis dan Japanese Encephalitis Berbeda

2 bulan lalu

Daftar Vaksin Dianjurkan untuk Orang Dewasa, Cegah Penularan Penyakit Berbahaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal