Hary menilai untuk menghadirkan konten yang bisa dinikmati masyarakat secara offline merupakan sebuah terobosan.
"Ini satu-satunya yang ada di Indonesia, mungkin di dunia juga, karena ini paten mereka, mereka buat sendiri. Jadi, ini suatu kemajuan yang luar biasa," katanya.
Dengan menggandeng UMKM-UMKM, Hary optimistis kerja sama Vision+ dan Migo bisa berkembang pesat dalam waktu singkat.
Saat ini, sudah ada 600 Wargo. Targetnya, akhir tahun depan jumlahnya mencapai 10.000 outlet di seluruh Pulau Jawa.
"Saya sangat optimistis, ini bisa dikembangkan. Bisa 50.000 outlet, 100.000 outlet. Mau 500.000 outlet juga bisa, karena jumlah penduduk Indonesia besar," tutur Hary.