Ilustrasi lantai perdagangan New York Stock Exchange atau Wall Street. Foto: Reuters
Jeanny Aipassa

NEW YORK, iNews.id - Bursa Amerika Serikat atau Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Selasa (16/8/2022) waktu setempat atau Rabu (17/8/2022) dini hari WIB. 

Mengutip Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 melonjak  seiring kinerja positif yang diumumkan raksasa ritel AS, Walmart Inc. Sementara Nasdaq merosot akibat tekanan pada saham teknologi. 

Dow Jones ditutup menguat 239,57 poin atau 0,71 persen ke level 34.152,01, dan S&P 500 naik 8,06 poin atau 0,19 persen di level 4.305,20. Sedangkan Nasdaq merosot 25,50 poin atau 0,19 persen ke level 13.102,55.

Saham Walmart Inc melonjak 5,1 persen setelah perusahaan itu memperkirakan penurunan laba setahun penuh yang lebih kecil dari yang diproyeksikan. Sebelumnya, pada Juli 2022, Walmart memangkas perkiraan labanya di tahun ini seiring melonjaknya harga makanan dan bahan bakar. 

Kinerja positif juga dibukukan Home Depot Inc melampaui perkiraan untuk penjualan kuartalannya, sehingga memicu saham perusahaan menguat 4,1 persen.

Sektor konsumer non-primer dan kebutuhan pokok S&P 500 memberi kenaikan terbesar, sementara indeks ritel S&P 500 bertambah 1,9 persen. S&P 500 juga hampir menembus di atas rata-rata pergerakan 200 hari, level teknis utama, sejak April 2022.

Laporan kinerja positif perusahaan-perusahaan AS membawa S&P 500 naik hampir 14 persen sejak awal Juli 2022. Dengan hasil dari sebagian besar perusahaan S&P 500, laba kuartal kedua diperkirakan meningkat 9,7 persen dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan 5,6 persen yang diperkirakan pada 1 Juli.

Investor juga semakin optimis bahwa Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) dapat mencapai soft landing bagi perekonomian ketika memperketat kebijakan dan menaikkan suku bunga untuk mengurangi inflasi yang tinggi selama beberapa dekade.

Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun naik, membebani sektor teknologi dan saham dengan pertumbuhan tinggi lainnya. Saham Microsoft Corp tergelincir 0,3 persen setelah membukukan kenaikan baru-baru ini.

Investor diperkirakan cemas melihat data penjualan ritel AS Juli, yang juga akan dirilis pada Rabu (17/8/2022). Juga pengumuman risalah dari pertemuan kebijakan The Fed pada Juli 2022.

Volume transaksi di bursa AS mencapai 10,92 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 10,96 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.


Editor : Jeanny Aipassa

BERITA TERKAIT