Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Saham Perbankan

Anggie Ariesta
New York Stock Exchange atau Bursa Wall Street. (Foto: dok iNews)

Indeks sektor energi S&P 500 (.SPNY) merosot 2,1 persen karena investor khawatir dimulainya kembali pembicaraan tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran dapat menghidupkan kembali perjanjian nuklir internasional dan memungkinkan lebih banyak ekspor minyak dari produsen OPEC.

Kepala investasi di perusahaan manajemen kekayaan Horizon Investments yang berbasis di Charlotte, Scott Ladner mengatakan, komentar optimis dari Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin mengenai krisis Ukraina juga mengurangi tekanan terhadap harga minyak dan meredam kecemasan di Wall Street.

"Kenaikan hari ini mungkin karena beberapa berita utama Macron, tetapi itu juga hanya pengakuan dari fakta bahwa ekonomi berada dalam kondisi yang cukup baik, dan kami mungkin sedikit berlebihan ke sisi negatifnya," kata Ladner.

Dengan kenaikan Wall Street di hari Selasa, S&P 500 tetap turun sekitar 5 persen sepanjang tahun ini, sementara Nasdaq telah kehilangan sekitar 9 persen.

Data harga konsumen AS, yang akan dirilis pada hari Kamis, diperkirakan berada pada level tertinggi empat dekade di 7,3 persen. Angka-angka tersebut mengikuti data tenaga kerja AS yang kuat pekan lalu yang menambah kekhawatiran investor bahwa Fed akan memperketat suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Keuangan
8 hari lalu

Deretan 10 Saham Top Gainers Sepekan, Ada yang Naik 94 Persen

Keuangan
9 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 8.537, PJHB-SKBM Pimpin Top Losers

Keuangan
9 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, Nilai Transaksi Tembus Rp1,6 Triliun

Keuangan
10 hari lalu

387 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok ke 8.584

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal