Wall Street Kembali Ditutup Melemah Akibat Aksi Lepas Saham

Anggie Ariesta
Lantai perdagangan New York Stock Exchange (NYSE) atau dikenal dengan sebutan Wall Street. (Foto: Reuters)

Kepala Ekonom BoE, Huw Pill, mengatakan bank sentral kemungkinan akan memberikan respons kebijakan yang signifikan terhadap pengumuman minggu lalu tetapi harus menunggu sampai pertemuan berikutnya pada bulan November sebelum membuat langkahnya.

Hasil pada emas lima tahun naik sekitar 0,1 persen menjadi sekitar 4,6 persen, menahan lonjakannya pada hari Senin dari lebih dari 4 persen.

Indeks acuan S&P turun lebih dari 20 persen dari level tertinggi awal Januari ke level terendah pada 16 Juni, mengkonfirmasi pasar bearish. Indeks kemudian rally ke pertengahan Agustus sebelum mereda.

"Kami tidak melihat pengurangan cepat atau pengembalian ke inflasi 2 persen, menjaga The Fed dalam mode kenaikan. Ini menyiratkan lebih banyak volatilitas dan kebutuhan untuk kehati-hatian dan keseimbangan dalam alokasi ekuitas," Tony DeSpirito, kepala investasi BlackRock untuk Fundamental AS, dalam catatan yang dirilis pada hari Selasa.

Pasar melihat kemungkinan 65 persen dari pergerakan 75 basis poin lebih lanjut pada pertemuan Federal Reserve AS berikutnya pada bulan November.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
1 hari lalu

Ciptadana Asset Management dan JPFA Meriahkan Acara MNC Sekuritas Corporate Forum 2026

Keuangan
1 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka Terkoreksi, Nilai Transaksi Tembus Rp1 Triliun

Keuangan
2 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.710, KOKA-LAND Pimpin Top Gainers

Keuangan
2 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Nilai Transaksi Sentuh Rp1,2 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal